No Title

Posted: October 21, 2010 in IdeQ
Tags: , , , ,

Tak kusangka dalam pengembaraan mu dicelah langit biru
menyambungkan helaian benang lembut antara sutra dan katun
melebur menjadi satu, ku kira hilang dua duanya setelahnya

Ku suka udara, tak kubenci hangat dipermulaan hari
yeng begitu kencang meniup batin pada jiwa jiwa letih tertidur
Tak ada yang kubenci pada permulaan hari hari
Tak ada yang kuhapus pada akhir hari hari
Tak pula aku dendam pada kebencian hari hari

Aku dan selalu kepada aku berkata lembut, tapi tegas
mengiris semua ulur daging dan hati sehingga terkupas
putih atau hitam
siang atau malam
terang atau gelap
Karena aku butuh satu jawaban tegas…
Aku butuh Kau
Tuhanku…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s